Namun jangan salah, usaha bidang kehutanan yang selama ini hanya berfokus hanya pada komoditas kayunya saja telah banyak mengalami perkembangan. Sejalan dengan berbagai isu internasional yang saat ini berkembang maka Berau memiliki peluang mengembangkan usaha-usaha lain yang tentunya akan tetap mendukung pembangunan di Berau tanpa harus mengorbankan sumber daya alam yang ada.
Kabupaten Berau, dengan luas wilayah 2,2 juta hektar, merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang memiliki luas tutupan hutan tertinggi. Data terakhir menunjukkan bahwa 75% dari luasan total wilayah ini (seluas 1,65 juta hektar) masih berupa hutan dengan kondisi yang masih baik. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya peranan yang dapat dimainkan oleh Kabupaten Berau untuk mempertahankan kawasan hutannya dalam mendukung upaya-upaya penurunan laju emisi karbon nasional, sesuai dengan Visi 2020 Indonesia.
Pemanfaatan jasa lingkungan dimana salahnya satunya adalah pemanfaatan jasa karbon menjadi satu peluang penting lainnya dalam mendukung Berau sebagai kabupaten yang maju dan sejahtera sekaligus melestarikan kekayaan sumber daya.
Pemanfaatan sumber daya alam dan lahan yang bersifat eksploitatif sebaiknya tidak lagi dilakukan apalagi yang akan merubah bentang alam dan menciptakan bentukan-bentukan baru yang sifatnya merubah sistem ekologi suatu kawasan.
Semoga dalam usia Kabupaten Berau yang ke 58 ini menjadikan para pemimpinnya lebih bijak baik dari Eksekutif maupun Legislatifnya sehingga Berau benar-benar menjadi kabupaten yang berwawasan lingkungan.
0 komentar:
Poskan Komentar