Senin, 08 Agustus 2011

Dua DAS dalam Satu Kabupaten

Daerah Aliran Sungai merupakan suatu kawasan yang dibatasi oleh aliran air pada suatu wilayah. Biasanya kawasan ini dikelilingi oleh gunung-gunung sebagai penentu arah air itu mengalir. Dan tentu saja wilayah DAS ini bisa melampaui wilayah administrasi pemerintahan.

Kita tahu bahwa sungai-sungai di Kalimantan memiliki luas kawasan dan panjang yang melintasi beberapa wilayah administrasi, sebut saja Sungai Mahakam yang berada sepanjang wilayah administrasi Kabupaten Kutai Barat dibagian hulu, Kabupaten Kutai Kertanegara dibagian tengah dan Kota Samarinda di bagian hilir. Kondisi ini tentunya membutuhkan perencanaan program yang matang dan melibatkan semua pihak agar tidak terjadi ketimpangan antar hulu, tengah dan hilir.

Berbeda dengan yang ada di Kabupaten Berau. Di Kabupaten ini justru ada dua sungai yang bagian hulu hingga hilirnya berada dalam satu wilayah administrasi. Kedua sungai itu ada Kelay dan Segah yang membagi wilayah administrasi Berau secara utuh. Sejarah panjang kedua sungai ini juga mewarnai perjalanan keberadaan dua kerajaan yang ada yaitu Kerajaan Gunung Tabur dan Kerajaan Sambaliung.

Mengingat betapa pentingnya keberadaan dan kelestarian fungsi dua sungai ini, maka pemerintah Berau telah berkomitmen untuk terus menjaga kelestariannya dengan tetap mempertahankan daerah hulu sebagai daerah tangkapan air dan lebih menekankan pengelolaan kawasan pada bagian tengah dan hilir. Namun pengelolaan di bagian hulu juga tetap dilakukan dengan tingkat kehati-hati yang lebih tinggi. Keunikan lain dari dua DAS ini adalah bagian hulu terutama sungai Kelay merupakan wilayah gunung kapur atau biasa dikenal dengan kawasan karst. 

Namun disadari pula bahwa ancaman dan tekanan terhadap dua das ini tidaklah kecil. Adanya pembukaan lahan untuk perkebunan skala besar dan kegiatan pertambangan menjadi faktor terbesar dalam memicu perubahan bentang alam. Ditambah lagi dengan adanya perambahan dan kegiatan pembalakan liar yang masih terjadi.

Diperlukan satu terobosan dan komitmen besar dalam menjaga kelestarian fungsi kedua DAS ini. Semoga Pemerintah Berau tetap menjadi pelopor dan menjaga komitmennya hingga nanti untuk kesejahteraan masyarakat Berau tentunya. 

0 komentar: