Kamis, 11 Desember 2008

Pasangkayu

Perjalanan dari Balikpapan menuju Palu ternyata tak begitu lama, hanya sekitar 30 menit saja. Bersama dengan Sriwijaya kami pun tiba di Kota Palu. Namun, karena persiapan dengan waktu yang sempit membuat kelabakan juga. Yah, memang persiapan perjalanan ini hanya dalam hitungan hari saja.

Palu, kota yang terletak di teluk palu pada tepi selat sulawesi ini dikelilingi oleh banyak pegunungan yang membentuk huruf U jika dilihat dari udara. Pemandangan kota tak banyak kunikmati karena kami hanya sebentar saja disini.

Avanza datang menjemput langsung membawa kami menikmati nikmatnya "kaledo" atau kaki lembu donggala. Menu masakan berbahan utama kaki lembu donggala dengan rasa yang pedas. Kata Mas Arif, bumbunya tak banyak lho, hanya asam dan garam saja. Tapi rasanya nikmat sekali. Jika beruntung maka kita akan mendapatkan sumsum tulang yang harus disedot dari rongga tulangnya.

Menyusuri sisi barat pulau Sulawesi kami menuju ke selatan tempat pelaksanaan kegiatan yang merupakan ibukota sebuah kabupaten baru bernama Kabupaten Mamuju Utara, dengan nama ibukota Pasangkayu. Kota ini dulunya adalah ibukota kecamatan yang sejak tahun 2003 berubah menjadi kabupaten.

Kota sederhana yang sedang menggeliat bangun pun terlihat disepanjang jalan dilalui. Namun sayang masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah kabupaten baru ini ke depan. Terutama fasilitas umumnya mulai dari sarana jalan, listrik yang hanya 18 jam saja menyalanya, tata kota yang kurang asri, kurang tertibnya hewan ternak dan lainnya.

Semoga upaya pemerintah kabupaten dapat dengan sebaik-baiknya.


0 komentar: